CreativeMuda
CreativeMuda
Home Lihat Karya Blog Tentang Kami Diskusi Lewat WhatsApp

Karya CreativeMuda di TVRI dan NET TV

Karya CreativeMuda dua kali masuk televisi nasional, dengan jarak bertahun-tahun dan alasan yang sama sekali berbeda. Halaman ini menggabungkan keduanya, karena sebelumnya ditulis terpisah dan setengahnya sudah nggak ada yang membaca.

Keduanya bisa diperiksa sendiri, dan itu bagian yang paling penting dari halaman ini.

NET TV: karikatur yang jadi kado perpisahan

Tangkapan layar acara Ini Talkshow NET TV, Sule dan Andre memegang karikatur berbingkai berisi empat orang berjalan di zebra cross

Suatu hari kami dapat pesan dari Pak Edo, salah satu tim kreatif NET TV. Beliau lagi mencari kenang-kenangan untuk Pak Wishnutama, sosok di balik berdirinya NET, yang waktu itu akan pamit dari stasiun yang ia bangun sendiri.

Jadi ini bukan sekadar hadiah. Ini kado perpisahan, dan dibuat untuk diserahkan di depan kamera.

Konsepnya diputuskan tim NET: Pak Wishnutama, Sule, Andre, dan Pak Edo berpose bersama menyeberangi zebra cross, meniru sampul album The Beatles. Lucu, tapi ada isinya. Orang yang pergi digambar bersama orang-orang yang mengantarnya.

Masalahnya waktu itu kami sudah pulang kerja, dan tenggatnya mepet. Kami telepon Kang Cecep, ilustrator kami, dan dia mengerjakannya malam itu juga dari rumah. Selesai tepat waktu.

Beberapa hari kemudian notifikasi ramai. Karyanya ditampilkan di acara Ini Talkshow, ditunjukkan Sule dan Andre di depan studio, dan bisa dilihat di menit 9:48 pada video episode perpisahan Pak Wishnutama di YouTube.

Buat kami ini juga bukti kecil untuk satu hal yang sering kami bilang ke kantor yang mau patungan: hadiah perpisahan yang berisi wajah semua orang, bukan cuma wajah yang pergi, selalu lebih kena. Cara menyiapkannya kami bahas di halaman karikatur perpisahan dan kado farewell kantor.

TVRI: jam karikatur 3D di acara anak-anak

Tim CreativeMuda berfoto bersama Shahnaz Haque dan peserta acara TVRI sambil memegang jam karikatur 3D berbingkai putih

Yang ini jauh lebih dulu. Pada 17 Desember 2016 kami ditelepon tim TVRI, diajak mengisi acara anak-anak berjudul “Buah Hatiku Sayang”. Alasannya sederhana: jam karikatur 3D kami lagi ramai waktu itu, dan mereka mencari sesuatu yang belum pernah ada di acaranya.

Besoknya kami berangkat ke Jakarta. Yang membawakan acaranya Shahnaz Haque, dan tugas kami bukan jualan, melainkan mengajak anak-anak membuat sesuatu dengan tangan sendiri. Kami bawa potongan kertas berbentuk pohon, gedung, dan binatang, lalu mereka yang merangkai.

Ini penampilan pertama kami di televisi, dan kalo dipikir lagi, isinya persis yang sekarang jadi pekerjaan sehari-hari: mengubah sesuatu yang datar jadi sesuatu yang bisa dipegang dan dipajang.

Sembilan tahun di antara dua cerita itu

Yang dibawa ke TVRI tahun 2016 adalah jam karikatur 3D, benda yang sekarang sudah tidak kami buat lagi. Begitu juga mug, gantungan kunci, dan barang-barang sejenis yang dulu ramai.

Alasannya bukan karena tidak laku. Barang seperti itu menumpuk kesibukan di bagian yang paling tidak menentukan hasilnya, yaitu produksi dan pengiriman, sementara yang bikin orang terharu waktu membukanya tetap gambarnya. Jadi bagian itu yang kami pertahankan.

Karya NET TV lima tahun kemudian menunjukkan arah yang sudah berubah: satu gambar, empat orang, satu cerita, dicetak dan dibingkai. Nggak ada mekanik, nggak ada baterai, dan justru itu yang ditunjukkan di depan kamera.

Kalo kamu pernah lihat CreativeMuda beberapa tahun lalu dan ingat kami menjual barang, itu ingatan yang benar. Yang tersisa sekarang cuma karyanya, dalam bentuk file siap cetak atau sudah dicetak dan dibingkai.

Kenapa halaman ini kami tulis

Bukan buat pamer, karena tayang di TV tidak otomatis berarti hasil kerjanya bagus. Yang berguna dari dua cerita ini cuma satu: keduanya bisa dicek, dan tidak bisa dikarang.

Itu juga alasannya kami nggak pernah memakai ulasan bintang lima buatan sendiri di situs ini. Yang kami tampilkan hanya yang bisa ditelusuri orang lain: pesan asli dari pemesan dan karya yang benar-benar dikirim, lengkap dengan nama momennya.

Yang paling sering ditanya sesudah baca ini

Apa pesanan biasa dikerjakan beda dari pesanan TV? Tidak. Kang Cecep yang mengerjakan karya NET TV itu ilustrator yang sama yang mengerjakan pesanan harian. Yang membedakan cuma tenggatnya.

Kalo acaranya mepet, masih bisa? Sering bisa, tapi jangan ditebak sendiri. Sebutkan tanggal acaranya di awal, nanti kami yang bilang keburu atau tidak, dan kami memang lebih sering bilang tidak daripada memaksakan hasil yang buruk.

Cara kerja, bentuk, dan pilihan cetaknya ada di halaman jasa karikatur digital.

Ceritain momennya lewat WhatsApp, nanti kami cek dulu. Gratis, dan nggak harus langsung pesan.