CreativeMuda
CreativeMuda
Home Lihat Karya Blog Tentang Kami Diskusi Lewat WhatsApp

Contoh Kartu Ucapan Hari Guru dan Cara Bikinnya

Kartu ucapan hari guru yang bagus itu tidak panjang. Yang bikin kena justru satu kejadian spesifik yang cuma kalian berdua yang tahu, ditutup nama yang jelas. Di bawah ada contoh kartu ucapan hari guru dari SD sampai SMA, ukuran yang biasa dipakai, dan cara mengisinya kalo yang tanda tangan satu kelas penuh.

Contoh kartu ucapan hari guru dari SD sampai SMA

Tiga contoh ini bisa disalin apa adanya. Yang perlu diganti cuma bagian dalam kurung.

Untuk murid SD, pendek dan jujur

Untuk Bu (nama),

Terima kasih sudah mengajari aku membaca. Sekarang aku sudah bisa baca buku sendiri di rumah.

Selamat Hari Guru, Bu.

Dari (nama), kelas (kelas)

Untuk murid SMP, mulai boleh menyebut kejadian

Untuk Pak (nama),

Waktu nilai ulangan saya jelek, Bapak tidak marah. Bapak malah nanya saya paham di bagian mana. Sejak itu saya berani bertanya kalo tidak mengerti.

Selamat Hari Guru, Pak. Sehat selalu.

(nama), kelas (kelas)

Untuk murid SMA, boleh lebih panjang

Untuk Ibu (nama),

Tiga tahun di sekolah ini, yang paling saya ingat bukan materinya, tapi cara Ibu menjelaskan. Ibu selalu berhenti dulu dan nanya, sampai mana yang belum jelas. Kelihatannya sepele, tapi itu yang bikin saya tidak takut salah.

Terima kasih, Bu. Selamat Hari Guru.

(nama), (kelas)

Kalo kamu butuh lebih banyak pilihan kalimat sebelum menulis kartunya, daftar lengkapnya ada di kumpulan ucapan hari guru.

Ukuran dan bahan yang biasa dipakai

Nggak ada aturan baku, tapi ini yang paling sering dipakai di sekolah:

  • A6, sekitar 10 x 15 cm. Ukuran kartu ucapan standar. Muat sekitar 40 sampai 60 kata. Paling aman kalo yang menulis satu orang.
  • A5, sekitar 15 x 21 cm. Dipakai kalo mau ada gambar di satu sisi, atau kalo yang tanda tangan lebih dari sepuluh orang.
  • Kartu lipat. Sampul depan cukup tulisan “Selamat Hari Guru”, isi tulisannya di dalam. Ini yang paling banyak dipakai kelas, karena bagian dalamnya lega untuk tanda tangan.

Untuk bahan, art carton 260 gram ke atas sudah cukup tebal supaya tidak melengkung waktu dipegang. Kertas HVS biasa terasa seperti lembar tugas, dan itu mengurangi kesannya.

Isi kartu: tiga bagian yang bikin tidak terasa kosong

Kartu yang terasa kosong biasanya bukan karena tulisannya pendek, tapi karena isinya bisa ditujukan ke siapa saja. Tiga bagian ini yang membedakan.

  1. Sapaan dengan nama. “Untuk Bu Rina” jauh lebih hangat daripada “Untuk Bapak dan Ibu Guru”. Nama itu tanda kamu memang menulis untuk beliau, bukan menyalin dari internet.
  2. Satu kejadian nyata. Ini bagian terpenting, dan yang paling sering dilewati. Nggak perlu besar. Kebiasaan beliau di kelas, kalimat yang selalu diulang, atau satu momen yang kamu ingat. Satu kalimat saja cukup.
  3. Penutup dan nama pengirim. Guru punya ratusan murid. Tulis nama dan kelas, jangan cuma “dari muridmu”.

Kalo waktunya mepet dan cuma sempat mengerjakan satu bagian dengan serius, kerjakan nomor dua.

Kalo yang menandatangani satu kelas penuh

Ini yang paling sering bikin kartu jadi berantakan. Tiga puluh tanda tangan di kartu A6 akan terlihat seperti daftar hadir.

Yang biasanya berhasil:

  • Pakai kartu lipat atau A5, sisakan seluruh halaman dalam khusus untuk tanda tangan.
  • Tulis pesan utamanya di satu halaman, tanda tangan di halaman sebelahnya. Jangan dicampur.
  • Kasih pensil garis bantu tipis biar tanda tangannya rapi, nanti dihapus.
  • Satu orang menulis pesan utamanya, jangan bergantian. Tulisan tangan yang berganti-ganti di satu paragraf bikin susah dibaca.

Kalo kelasnya besar dan tetap tidak muat, jalan keluarnya bukan mengecilkan tulisan. Pindahkan nama-namanya ke dalam hadiahnya, bukan ke kartunya.

Tiga hal yang bikin kartu terasa hambar

  • Kutipan orang terkenal tanpa kalimat sendiri. Kutipan boleh jadi pembuka, tapi kalo seluruh kartunya kutipan, yang terbaca bukan suaramu.
  • Kata “pahlawan tanpa tanda jasa” saja. Bukan salah, cuma sudah dipakai semua orang di hari yang sama. Kalo mau dipakai, tambahkan satu kalimat yang cuma berlaku untuk beliau.
  • Minta maaf berlebihan. Satu kalimat maaf itu manis. Satu paragraf penuh bikin kartunya terasa seperti surat pernyataan.

Kartu, atau sesuatu yang bisa dipajang di meja guru

Kartu itu hadiah yang jujur dan nggak pernah salah. Tapi ada satu hal yang perlu kamu tahu sebelum memutuskan: kartu biasanya disimpan, bukan dipajang. Dan yang disimpan cenderung tidak terlihat lagi.

Kalo satu kelas memang mau meninggalkan sesuatu yang masih ada tahun depan, hitungannya tidak seberat yang dibayangkan. Patungan tiga puluh murid membuat per kepala jatuhnya kecil, tapi yang diterima beliau tetap satu karya utuh.

Bentuk yang paling sering dipilih kelas adalah gambar wajah beliau sendiri, lengkap dengan hal-hal yang cuma dikenali orang dalam kelas itu. Kami pernah mengerjakan beberapa, termasuk karikatur dari murid sekolah dasar untuk gurunya dan karikatur guru bersama satu kelasnya. Hasilnya bisa dilihat di galeri karya yang pernah kami kerjakan.

Cara yang paling sering dipakai: karyanya dipajang, kartunya tetap dibuat, dan nama seluruh kelas ikut ditulis di dalam gambarnya. Jadi kartunya tidak dibuang, cuma tidak lagi jadi satu-satunya yang ditinggalkan.

Rinciannya, termasuk cara mengatur patungan supaya nggak ada yang merasa keberatan, ada di halaman kado hari guru dan hadiah untuk guru.

Kapan mulai menyiapkannya

Hari Guru Nasional jatuh 25 November. Untuk kartu, seminggu sebelumnya masih longgar, apalagi kalo yang menulis satu orang.

Yang butuh waktu lebih adalah kalo kelasnya mau mengumpulkan foto dan patungan dulu. Mengumpulkan uang dari tiga puluh orang biasanya makan waktu lebih lama daripada yang diperkirakan, jadi mulai dari dua sampai tiga minggu sebelumnya jauh lebih tenang.

Sebutin tanggal acaranya, nanti kami cek keburu atau nggak. Kalo ternyata kelewatan, kami bilang apa adanya di depan.