Acara perpisahan kantor jarang gagal karena kurang meriah. Yang bikin gagal biasanya kebalikannya: terlalu panjang, terlalu banyak sambutan, dan orang yang seharusnya jadi pusat acara malah berdiri kaku di depan selama empat puluh menit.
Di bawah ada rundown yang sudah dipangkas, hitungan mundur dari hari H, dan bagian teknis yang biasanya baru terpikir waktu sudah telat: mengumpulkan foto tanpa bocor, dan apa yang sebetulnya nggak perlu dikerjakan MC.
Rundown acara perpisahan kantor, versi yang tidak bertele-tele
Patokannya 60 sampai 90 menit. Lebih dari itu, tamu mulai melihat jam, dan bagian paling berkesan biasanya sudah lewat sejak menit ke-40.
| Menit | Bagian | Catatan |
|---|---|---|
| 0–10 | Pembukaan MC | Sebutkan alasan berkumpul dan berapa lama acaranya. Orang jauh lebih santai kalo tahu kapan selesai |
| 10–20 | Sambutan pimpinan | Satu orang saja. Ini keputusan paling berpengaruh di seluruh rundown |
| 20–35 | Kesan dan pesan rekan kerja | Dua sampai tiga orang, masing-masing maksimal lima menit, dan sudah diberi tahu sebelumnya |
| 35–45 | Tayangan foto atau video | Maksimal tiga menit isinya. Sisanya jeda untuk orang bereaksi |
| 45–55 | Penyerahan kenang-kenangan | Bagian ini yang paling banyak difoto. Jangan ditaruh paling akhir waktu orang sudah bubar |
| 55–70 | Sambutan dari yang pergi | Jangan dibatasi waktunya. Ini satu-satunya bagian yang boleh molor |
| 70–90 | Foto bersama dan makan | Foto dulu, baru makan. Sesudah orang memegang piring, susah dikumpulkan lagi |
Dua hal yang paling sering merusak urutan ini: sambutan yang jumlahnya bertambah di hari H, dan penyerahan kenang-kenangan yang digeser ke paling akhir. Keduanya bisa dicegah dengan satu kalimat di grup panitia sehari sebelumnya.
Mundur dari hari H: apa yang dikerjakan kapan

Tiga minggu sebelum. Tentukan tanggal, jam, dan tempat. Kunci jumlah orang yang akan hadir, walaupun masih kasar. Kalo ada kenang-kenangan yang perlu dipesan, ini waktunya mulai, bukan nanti.
Dua minggu sebelum. Buka patungan. Mulai mengumpulkan foto. Tentukan siapa yang memberi kesan dan pesan, lalu beri tahu orangnya, jangan ditunjuk mendadak di hari H.
Satu minggu sebelum. Tutup patungan dan kunci daftar nama yang masuk ke kenang-kenangan. Susun rundown tertulis dan kirim ke MC. Pesan konsumsi.
Dua hari sebelum. Cek proyektor, suara, dan kabel di ruangan yang sebenarnya, bukan di ruangan lain. Ini bagian yang selalu dianggap remeh dan selalu jadi masalah.
Hari H. Tugas panitia tinggal satu: memastikan acaranya tidak molor. Semua keputusan sudah diambil sebelum hari ini.
Kalo ada satu tanggal yang pantas dijaga ketat dari seluruh daftar ini, itu “kunci daftar nama satu minggu sebelum”. Daftar yang masih berubah di hari terakhir adalah penyebab paling umum kenang-kenangan tidak selesai tepat waktu.
Tema dan konsep, secukupnya
Tema berguna untuk satu hal saja: bikin keputusan-keputusan kecil jadi lebih cepat. Warna baju, dekorasi, nada MC, semua ikut otomatis begitu temanya ada.
Tema yang biasanya berhasil di kantor:
- Dress code satu warna. Paling murah, paling gampang, dan hasil fotonya paling rapi.
- Tema tempat tujuannya. Kalo dia pindah ke kota atau negara lain, ini hampir selalu mengena.
- Tema hobinya. Cocok kalo hobinya sudah jadi pengetahuan umum satu kantor.
- Tanpa tema, tapi rapi. Ini pilihan yang sah, dan jauh lebih baik daripada tema yang dipaksakan di hari terakhir.
Yang sebaiknya dihindari: tema yang menuntut orang mengeluarkan biaya tambahan, dan tema kostum yang bikin sebagian orang malas datang.
Tugas MC, dan tiga hal yang nggak perlu dia lakukan
MC acara kantor nggak perlu lucu. Tugasnya cuma menjaga acara bergerak dan memastikan nggak ada bagian yang terlewat.
Yang perlu dia pegang: rundown tertulis, nama dan jabatan yang benar untuk setiap orang yang naik, serta satu kalimat penutup untuk tiap bagian supaya perpindahannya tidak canggung.
Yang tidak perlu dia lakukan:
- Membuka dengan pantun. Kecuali memang sudah jadi kebiasaan kantor dan semua orang menikmatinya.
- Mengomentari isi setiap sambutan. Itu memperpanjang acara tanpa menambah apa pun.
- Memancing tangis. Kalo memang mengharukan, itu terjadi sendiri. Kalo dipancing, yang muncul rasa canggung.

Mengumpulkan foto tanpa membocorkan kejutannya
Ini kesulitan teknis yang paling sering bikin panitia menyerah lalu memilih kado generik. Padahal jalan keluarnya sederhana.
- Jangan bikin grup baru. Grup baru yang isinya semua orang kecuali satu adalah cara tercepat membuat orang itu curiga.
- Ambil dari yang sudah ada. Foto acara kantor tahun lalu, foto gathering, foto rapat. Hampir semua kantor punya arsip yang cukup tanpa perlu memotret apa pun yang baru.
- Kalo butuh foto baru, bungkus jadi keperluan lain. Foto untuk laporan, untuk media sosial kantor, untuk arsip HR. Nggak ada yang curiga pada permintaan yang biasa.
- Satu orang saja yang mengumpulkan. Makin banyak yang tahu detailnya, makin besar peluang bocor, dan biasanya bocornya bukan dari mulut tapi dari notifikasi.
Soal foto seperti apa yang layak dipakai, yang paling menentukan bukan resolusinya melainkan apakah wajahnya terbaca. Penjelasannya ada di foto seperti apa yang bagus dijadikan karikatur, dan patokannya sama untuk foto kantor.
Sebenarnya orang menyiapkan ini berapa lama sebelumnya?
Jauh lebih mepet daripada yang ditulis panduan mana pun, termasuk panduan di atas.
Dari pesanan kami yang tenggat acaranya tercatat, jaraknya ke hari acara median empat hari. Dan yang paling mengejutkan sebarannya: 64 dari 165 pesanan itu masuk kurang dari tiga hari sebelum acaranya. Cuma delapan yang disiapkan lebih dari dua minggu sebelumnya.
Dua hal yang bisa kamu ambil dari situ. Pertama, kalo kamu merasa telat, kamu justru sedang berada di kelompok terbesar, dan panik tidak menolong. Kedua, dan ini lebih berguna: karena hampir semua orang mepet, yang membedakan acara yang rapi dari yang berantakan bukan seberapa awal mereka mulai, tapi seberapa cepat keputusannya dikunci. Jumlah orang, bentuk kadonya, dan siapa yang mengumpulkan uang.
Angka itu dari pesanan yang tenggatnya memang dicatat di faktur kami, jadi sebagian, bukan seluruhnya. Tapi arahnya terlalu jelas untuk diabaikan.
Kalo kamu baru ditunjuk jadi panitia seminggu sebelumnya
Situasi yang sangat umum, dan masih bisa diselamatkan. Urutannya begini, jangan diubah:
- Kunci jumlah orang hari ini juga. Bukan besok. Semua hal lain bergantung pada angka ini.
- Buka patungan hari ini juga, dengan angka per orang yang sudah pasti, bukan rentang.
- Pesan kenang-kenangannya sebelum mengurus hal lain. Ini satu-satunya bagian yang butuh waktu orang lain, bukan waktu kamu. Konsumsi dan dekorasi bisa diurus dua hari sebelum, kenang-kenangan tidak bisa.
- Pangkas rundown jadi 60 menit. Acara pendek yang rapi selalu lebih baik daripada acara panjang yang dipaksakan.
- Lupakan tema. Dress code satu warna sudah cukup dan bisa diputuskan di grup dalam lima menit.
Satu hal yang sering telat dipikirkan di minggu seperti ini: dari mana barangnya berangkat. Cetakan kami dikirim dari dua titik, Jakarta dan Surabaya, dan yang dipakai selalu yang terdekat dari kantormu. Kalo kotamu jauh dari dua-duanya, jangan mengejar ongkos kirim kilat: ambil filenya saja, lalu cetak di kota kamu sendiri. Itu memindahkan satu-satunya bagian yang waktunya bukan di tanganmu jadi bagian yang waktunya di tanganmu.
Dan kalo ternyata nggak keburu, memundurkan penyerahan beberapa hari bukan kegagalan. Minggu pertama sesudah seseorang keluar itu minggu yang sepi, dan kiriman dari tim lama sering justru lebih terasa di situ.
Yang perlu disiapkan lebih dulu dari yang lain
Bentuk kenang-kenangan, jumlah wajah yang masuk, dan ukuran cetaknya ada di karikatur perpisahan dan kado farewell kantor. Kalo yang pergi atasan, pertimbangannya sedikit berbeda dan kami tulis di kado perpisahan untuk atasan. Kalo yang pergi rekan selevel, ada di hadiah untuk teman yang resign.
Untuk bagian kesan dan pesan serta kartu yang ditandatangani satu tim, contoh kalimatnya ada di 50 ucapan farewell dan kata-kata perpisahan kerja.
Dan kalo yang belum kamu putuskan justru tulisan yang akan tertera di kenang-kenangannya, contoh per momen berikut patokan berapa baris yang realistis muat ada di contoh tulisan kenang-kenangan.
Sebutin tanggal acaranya lewat WhatsApp, nanti kami bilang apa adanya keburu atau tidak. Gratis, dan nggak harus langsung pesan.